Belanjalah di RAStore

Belanjalah di RAStore
Murahnya sampai cocok dijual lagi
Showing posts with label SBMPTN. Show all posts
Showing posts with label SBMPTN. Show all posts

TryOut SBMPTN Online hadiah Tour Singapore







SBMPTN Mandiri adalah kompetisi tryout SBMPTN secara online di seluruh wilayah Indonesia. Kompetisi ini berfungsi sebagai simulasi nyata SBMPTN secara online yang dikemas dalam bentuk kompetisi untuk memfasilitasi bagi setiap siswa yang ingin berlomba sekaligus menyiapkan diri dalam ujian SBMPTN. SBMPTN Mandiri hadir secara spesial untuk:

siswa siswi SMA - Sederajat kelas X, XI, XII


segera daftarkan diri kalian, sebelum pendaftaran ditutup!

Fitur:

    Lomba berstandar SBMPTN
    Gratis 2x Tryout sebelum pelaksanaan lomba
    Poin Hadiah
    Raport
    Passing Grade Calculator
    Gratis bank soal UN
    Gratis bank soal SBMPTN


Poin Hadiah didapatkan jika kamu berhasil menyelesaikan tantangan yang kami berikan. Daftar tantangan yang bisa kamu selesaikan ada di halaman "Challenge" setelah login. Poin dapat ditukarkan dengan hadiah yang kamu inginkan. Semakin cepat kamu mendaftar, semakin besar kesempatan kamu mendapat poin lebih banyak. Berani menyelesaikan tantangan? Silahkan membuat akun untuk informasi lebih lanjut.

Panduan Penggunaan SBMPTN Mandiri:
Download | 2,67 MB

HadiahUtama



Tiga peserta dengan nilai tertinggi akan menjadi juara dan mendapatkan hadiah diatas. Selain itu masing-masing juara masih akan mendapatkan Sertifikat dan bonus Bromo Voucher Tour

SpecialBonus

  • Tour Singapore senilai Rp 3.000.000,-
  • Laptop / Notebook senilai Rp 4.000.000,-
  • Smartphone senilai Rp 3.000.000,-
  • Bromo Tour senilai Rp 2.000.000,-
  • Hadiah lainnya
Biaya Pendaftaran:

Early bird
1 Maret 2015 s/d 30 April 2015:
Rp. 75.000,-

Normal
1 Mei 2015 s/d 22 Mei 2015:
Rp. 80.000,-

Alur Kegiatan

1 Maret 2015 Pendaftaran Dibuka
  • Peserta mendaftar untuk membuat akun melalui website ini
  • Setelah login peserta melengkapi data diri dan berkas
  • Melunasi biaya pendaftaran sesuai paket yang diambil
  • Konfirmasi pembayaran untuk aktivasi akun
26 April 2015 Tryout 1
  • Simulasi Lomba SBMPTN
  • Tersedia bagi yang sudah melakukan pembayaran sebelum tanggal 26 April 2015
  • Dilaksanakan pukul 08.00 WIB
17 Mei 2015 Tryout 2
  • Simulasi Lomba SBMPTN gelombang 2
  • Tersedia bagi yang sudah melakukan pembayaran sebelum tanggal 17 Mei 2015
  • Dilaksanakan pukul 08.00 WIB
23 Mei 2015 Pendaftaran Ditutup
  • Pendaftaran akun dan verifikasi pembayaran terakhir tanggal 23 Mei 2015 pukul 24.00 WIB
31 Mei 2015 Pelaksanaan Lomba
  • Dimulai pukul 08.00 WIB
  • Ketentuan lebih lanjut dapat dilihat di halaman akun
7 Juni 2015 Pengumuman
  • Pengumuman juara dan peserta yang mendapat spesial bonus
  • Pengiriman hadiah juara dilakukan paling lambat tanggal 14 Juni 2015
  • Penukaran poin untuk hadiah spesial bonus dapat dilakukan mulai tanggal 8 Juni 2015 sampai 14 Juni 2015
  • Pengiriman hadiah spesial bonus dilakukan paling lambat tanggal 21 Juni 2015


Daftar yuk di sbmptnmandiri.com


HUBUNGI KAMI
085740303929

INVITE PIN BB
7699A4BB

KUNJUNGI KAMI
SCC Lt. 2 Ruang 209
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Sukolilo, Surabaya 60111

SURATI KAMI
tanya@sbmptnmandiri.com

Soal Tes Masuk D3 PLN ITS 2014

Perjuangan Masuk PTN Part 2



7. Diploma III ITS - PLN
Disini itu, baanyaakk sekali tahapnya. Tahapnya ada tes tulis, psikotes, tes kesehatan I, tes kesehatan II, dan tes wawancara. Cumann, di sini gue cuman bertahan di tahap psikotes. Tes tulisnya mudah, cuman Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris. Terus psikotesnya juga banyak dan melelahkan. Apalagi saat itu gue gak sahur. Telat bangunnya woy. Jadi lemes pas ngerjain psikotesnya. Banyak soalnya. Lupa deh apa ajah. Seingetku aja ya. Tes kemampuan menggambar (Disuruh gambar orang sama pohon), wartegg test, pauli, Papi test, tes kode ingatan, pokoknya yang begono-begono deh. Jangan lupa bawa pensil HB sama 2B. Kalau gak punya, harus pinjem. Wajib pokoknya.
Oiy, tesnya di ITS. Kalau yang psikotes di ruang SAC. Dibagi menjadi 2 gelombang. 
Oiy, gue gagal. Huuuuu. Parah. 

8. UTUL UGM Gel. I
Hidup UGM. Hidup UGM. UGM membuka Ujian tulis mandiri. Pelaksanaannya bareng dengan SIMAK UI. Jadi, aku harus memilih salah satu. Yups, aku memilih UGM. Kenapa? Karena ujiannya tidak diselenggarakan di Surabaya. Jadi aku berangkat ke Jogja. Hohoho. Bosen sama Surabaya. hehehe.
Di sini aku memilih Teknik nuklir, teknik geodesi, dan kedokteran hewan. Sebenarnya tidak ada yang aku minati sih. Tapi ini udah rencana aku dengan orangtuaku. Aku pikir ini yang terbaik. Oke bismillah.
Aku berangkat dari rumah jam 9 malam menuju terminal bungurasih Surabaya dengan ayah, kakak, dan adikku. Tapi aku ke jogjanya dengan kakakku, Ryan. Dia semester 7 di Stikom Surabaya. Dan inilah pertama kali aku pergi ke Jogja. Suwer pertama kalinya. Aku menginap di sebuah pondok pesantren, khusus tamu. Jadi, gratis. Daripada di hotel kan bayar. Hehe. Suasana Jogya begitu nyaman. Aku betahhh banget di sana. Orang-orangnya ramah. Di sana nyampeknya pagi. Sholat, makan, istirahat. Dan sorenya aku cek lokasi ujian dengan jalan kaki. Jarak pondok ke UGM sekitar 2 km. Huu setelah muter-muter nemu juga Fisipol nya. Ugm luas banget, lelah rasanya. Gak kuat balik nih. Becak mana becak? Eh ada pak becaknya. Berapa bang kalau turun pasar Demangan? 30.000 dek. Mahal banget pak, pasnya berapa, 25000 ya pak? Boleh deh dek. Saat itu cuman ada duit 23.500. Yaudah sama bapaknya diterima, terus dianterin deh. Hahaha (Kenapa malah bahas tukang becak sih?)
Oke fix, besoknya berangkat pagi-pagi. Mencoba jalan kaki. Yah, malah kesasar. Udah telat nih. Nemu pak becak lagi. Berapa pak ke Fisipol Ugm? 40.000 dek. 25.000 deh pak!!. 35.000, ayo jalan. Yaudah pak, nih 30.000. Wah gak bisa dek. Udahlah pak ayo. Gak bisa dek, jauh. Oke deh pakk. (Yah, cerita becak lagi)
Pada intinya, aku nyampek sana dengan ngos-ngosan. Disana malah belum masuk. Huuu. Nungguin dulu pengawasnya. Plok plok, pengawasnya datang. Masuk, ngerjain Saintek. Waduhh perut mules, peserta samping gue ada yang ke toilet tuh, cowok. Tapi gak ada nyali buat keluar. Gue tahan ampek jam istirahat. Terus gue buru-buru ke toilet. Yah antri. Ganti toilet sebelah, yah antri lagi. So, nungguin terus dapet giliran. Masuk, keluarin semua. (Jorok nih).
Oke kembali ngerjain soal berikutnya, TKDU dan TPA. Jujur, gue yang bahasa inggris, nyontek. Gak banyak kok. Cuman beberapa :D
Selesai, sholat, dan makan. Main ke indomaret point dulu, wifian gratis. Besoknya ke malioboro trus pulang.
Gimana hasilnya? Ya ituu, gagal. Nyesek banget. Nangis deh gue. Gue anak apaan coba. :'(

9. D3 Reguler dan Kerjasama Disnaker ITS
ITS lagi, ITS lagi. Apa bedanya reguler sama kerjasama disnaker? Kalau kerjasama disnaker itu cuman ada 2 prodi, yaitu teknik elektro industri, sama teknik mesin industri. Jadi, dijamin langsung kerja. Katanya sebelum lulus udah banyak yang nyari. Daya tampungya 50. Lebih sedikit daripada yang reguler. Kalau yang reguler itu lumayan banyak sih. 100an lebih. Nah aku milih D3 Teknik elektro kerjasama, D3 Teknik mesin kerjasama, dan D3 Statistika. Materi tesnya Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris. Disini aku cukup down karena mengalami banyak kegagalan. Gak terlalu serius belajar, karena pikiran masih stres. Stres gagal mulu. Setelah ikut tes, soalnya emang ada gampang gampang susah. Disini aku ngerjainnya gak ngawur kok, nggak kayak kemaren2. Dan hasilnya alhamdulillah, gue keterima di pilihan pertama yaitu Teknik elektro Industri, iya yang kerjasama disnaker. Seneng-seneng sedih. Karena teknik elektro nggak terlalu nempel di hati gue. Padahal sebenarnya pengen yang di statistika. Soalnya aku suka pelajaran matematika. Yaudah jalani aja, toh belum daftar ulang. Masih ada tes lagi. Alhamdulillah sudah mengantongi satu. :)

10. UM Undip
Lokasinya di SMA Takmiriah Surabaya. Gede dan bagus. Sebenarnya lokasinya juga ada di Undipnya sendiri. Tapi gak mau ngerepotin ortu. Ya di Surabaya aja. Walaupun itu juga masih ngerepotin. Suwer, gue dianterin sama satu keluarga. Huu sedih gue. Berlinang-linang mata gue saat itu. Gue diberi semangat setelah melakukan kegagalan beberapa kali. Semangat dan doa udah merasuk ke hati gue. Saatnya gue berperang. Waduhh soalnya kok begini-begini. Gue melirik ke kanan kiri, kok pada penuh semua sih LJKnya. Nah LJK ku kok dikit. Oke pake jurus raba-raba alias ngawur dan semoga beruntung. Tapi gue gak beruntung disiniiii. Ahhhh. Saat itu gue lihat pengumumannya di Jogja. Loh kok di Jogja? Entar gue ceritain di nomor 12.

11. UMBPTN
Ini adalah kesempatan terakhir buat masuk Perguruan tinggi/swasta melalui ujian bersama. Ya mirip kayak SBMPTN lah. Tapi di sini daya tampungnya kecil cuman 10%. Tapi gak semua PTN ada di sini, cuman beberapa. Gue disini daftar paling pertama diantara yang lain. Yaitu nomor 00001. Yah tentu ada nomor depannya, tapi lupa. Dan di sini gawat gawat yang gue ambil prodinya. Bukan gue sih. Tapi orangtua gue. Ada 5 pilihan yang diambil ayah gue. 1.Pendidikan dokter UNS 2.Pendidikan dokter Unsoed 3.Farmasi UNS 4.Farmasi Unsoed 5.D3 Farmasi UNS. Wahhhh, dan itu daya tampungnya bisa diitung pake jari tangan. Cuman 9 10 an. Gue telat datengnya. Belum sempat sarapan. Jadi pas istirhat makan roti sama susu. Dan di sini gue kebelet BAB. Tapi gak sempet gue keluarin, karena males dan emang gak terlalu kebelet juga sih. Soalnya gimana? Wah mudah banget. Pake logika penalaran kebanyakan. Lumayan ngisi banyak. Gue lirik di sebelah gue kok banyak juga. Emang soalnya mudah-mudah. Tapi persaingannya susah woyy. Dan akhirnya setelah tanggal pengumumannya, di sana gue gagal lagii. Sorry my parents, i can not make you happy. :(

12. UTUL UGM Gel. II
Ini adalah perjuangan gue yang terakhir untuk tahun ini. Dan di sini gue yakinnn banget bisa masukkk. Optimis berhasil lah. Saat itu hampir bebarengan sama kakak gue, Rio yang mau daftar ulang di UGM. Iya, kakak gue masuk Ilmu Hukum UGM lewat SBMPTN tahun ini. Dan gue tidak. Mas Rio sebelumnya juga kuliah Ilmu hukum di Unpar setahun. Karena masuk UGM ya ditinggalin tuh Unpar. Jadi gue ke sana bareng Ayah, mas Rio, mas Ryan. Di mobil gue cewek sendiri. Pengumuman Undipnya pas kakakku daftar ulang di Jogja. Jadi gue liat pengumumannya di sana. Rencananya kalau keterima Undip, gue gak ikut deh Utul Ugm gel. II. Yah taulah, karena gue ditolak sama Undip, jadinya gue ikut Utul Vokasi UGM Gel. II. Ibuku sempat sms. "Nak, pulango, nggak usah ikut ujian lagi. Mungkin kodarmu sudah di ITS. Itu yang terbaik nak". Hemm, aku sedih bacanya dan sedikit kecewa. Aku sms balik "Nggak umi, ini perjuangan terakhir ku. Semoga aku keterima di sini". Bikin nangis kalau inget-inget itu. Gue berpikir positif di sini, bahwa aku bakal diterima. Ayah dan mas Rio udah pulang duluan karena ada sesuatu, aku di sini sama mas Ryan, di Jogja melanjutkan perjuanganku.
Esoknya jalan kaki ke sana sekitar 3 km. Karena tempat tes ku emang jauh. Gpp, sambil olahraga. Capek sih, karena gendong tas berat. Berat bukan karena berisi buku, karena berisi pakaian-pakaianku. Soalnya setelah tes selesai, gue langsung balik ke Lamongan. Tesnya sama seperti Utul UGM Gel. II. Lebih mudah soalnya. Aku ngisi lumayan banyak, emang mudah kok. Dan aku yakin banget bisa lolos. Dingin banget di ruangannya, AC nya emang gede banget, gak ada remotnya. Jadi banyak tuh yang keluar masuk karena kebelet pipis. Tapi untungnya aku enggak, hehe.
Prodi yang diambil cuman 2, yaitu D4 Teknologi Jaringan, dan D3 Komputer dan Sistem Informasi. Ini prodi pilihanku sendiri. Gue emang minat sama berbau komputer. Jadi ini yang gue pilih. Daya tampungnya sih kayaknya sedikit, karena ini ujian masuk terakhir di UGM.
Hemm.. Tapi aku masih optimis.
Setelah selesai, sholat, makan bakwan, terus pulang nyari bis buat ke terminal giwangan. Pengen naik trans jogja, tapi antri banyak. Jadi ya naik bis biasa. Sampek giwangan, nyari bus Eka cepat jurusan Surabaya.
Gue turun di terminal bungurasih Surabaya sekitar jam 1. Terus cari bis lagi jurusan Semarang, dan turun di Sukodadi sekitar jam 3. Dijemput sama Ayah dan mas Rio. Raut wajah mereka terlihat masih kusut, dan ngantuk. Maafin aku ayah, aku egois :'(. Aku selalu merepotkan kalian. :(
Deg, deg, deg liat hasil pengumuman. Tanggal 12 Agustus 2014. Bersamaan dengan pengumuman UGM dan Daftar ulang di ITS. Kalau aku keterima di UGM aku tinggalkan ITS. Sekitar subuh jam 4, aku dibangunin ayahku. Ayah mengatakan bahwa aku gak lolos UGM. Huaaa, air mataku berlinang-linang. Aku menangis memeluk guling. Deras.
Daann, aku ke ITS untuk daftar ulang diantar ayah dan mas Ryan hari itu juga. Kurang semangat, tapi harus terlihat semangat.

Mungkin ITS adalah jalan terbaikku. Aku akan membuktikan kepada Ayah dan Ibuku, bahwa aku bisa. Aku akan membanggakan kalian :)

Cukup singkat ceritaku. Maaf, kalau ada kata-kata yang gak bisa dipahami. Karena tulisanku emang acak-acakan. Semoga bisa memotivasi buat kalian yang pengen berjuang masuk PTN.
Sebenarnya aku ingin berjuang lagi tahun depan 2015, SBMPTN saja, gak lain-lain. Tapi nggak tau juga, aku takut merepotkan ortuku lagi. Aku akan mencoba sholat istikoroh dulu. Menurut kalian gimana?

Lihat berapa banyak biaya yang udah dikeluarin sama Ayah tercintaku

NEXT =>
Gue lanjut nulis artikel ini saat udah semester 3 akhir. Artinya gue sekarang fix kuliah di ITS. Dan udah gak mau coba-coba lagi tahun depan (2016).
Iya emang di tahun 2015 ini, gue ngelanjutin perjuangan gue rebut pendidikan yang gue inginkan. Kemarin gue nyoba STIS, UTUL UGM 1, dan SBMPTN. Dan gue gagal ketiga-tiganya. NYESEK SUMPAH...!! Tapi gue yakin, ini jalan gue di ITS. Banyak hikmah yang gue ambil di ITS. Dan gue tahu kenapa Allah memberikan jalanku di sini. Allah itu maha mengetahui. Allah tahu kemana gue harus melangkah. Walau IP gue di sini kagak bagus2 amat. Tapi gue bersyukur udah bisa kuliah.
Semangat terus lah, buat kalian...!!!!

Perjuangan Masuk PTN Part 1

http://cdn-media.viva.co.id/thumbs2/2013/06/04/36858-0_663_382.jpg 

Hai kalian semua. Thanks udah mampir ke blog gue. Eh, by the way kalian ngapain ya masuk ke blog gue. Nemuin judul blog yang kagak jelas ini. hehe.
Aku mau curhat nih, hix hix hix :'( . Kalian pasti mau kan dengerin cerita gue. Bukan dengerin juga sih namanya. -_- . Ah tau ah. Gue gak bisa nulis yang bagus kayak gimana. Gue disini bukan mau nulis, tapi pengen cerita tentang kegagalan-kegagalan gue, dan kesuksesan gue tentang masuk PTN. Yang jelas kalian mampir ke blog ini, tentunya mau ngebaca tentang kisah perjuangan gue. Iya bener ngebaca, bukan ngedengerin. Yeeeee
Sorry lebay.

Jadi gini. Bla... bla.. bla.... Paham kan?
Apaan sih, gak jelas. SERIUS dong ren.
Oh iya. Belum kenalan. Pakek kenalan gak sih? Yang pengen kenalan ke sini
(yang kenalan, pasti tau gue sekarang ngampus dimana), yang gak pengen ya, tetep di sini aja. Ngelanjutin bacanya.
Beres kan??

Gak usah basah-basah deh, eh maksudnya basa-basi. Langsung saja. Gue urutin perjuangan-perjuangan gue. Singkat aja yah.

1. SNMPTN Jalur Undangan
Pendaftaran SNMPTN Jalur Undangan ini, pada tanggal 17 Februari - 31 Maret 2014. Lah, yang dinilai dari SNMPTN jalur undangan ini adalah 60% nilai rapot, dan 40% nilai Ujian Nasional. Dari kelas X-XII, lumayan masuk peringkat 3 besar di kelas (bukan paralel lo ya). Nilai Ujian Nasional, bisa dibilang jelek yaitu (kasih tau gak ya?) 48,10 (kasih tau deh akhirnya). Guru BK di SMA gue, termasuk aktif lah. Ngasih tau dan ngebantuin proses pendaftarannya. Di sini gue udah mulai bingung, harus milih prodi apa dan dimana. Orang tua gue, nyaranin gue untuk daftar di Kedokteran. Gue stress dong saat itu. Dengan nilai gue yang gak pantes daftar kesitu. So, akhirnya gue daftar sesuai pilihan gue sendiri dan Ortu. 
Apa itu? Pilihan pertama, Teknik multimedia dan jaringan ITS. Kedua, Teknik Mesin ITS (Ini ortu yang milihin). Ketiga, Teknobiomedik Unair. Gimana dengan hasilnya? Sebelumnya, aku pengen cerita sesuatu dulu.
Jadi gini, dari kelas 1 sampai kelas 2, aku didaftarin ortuku untuk ikut bimbel Primagama. Dan kelas 3 nya aku pindah ke Ganesha Operation. Bukan promosi sih atau pamer. Dan tentunya itu udah ngeluarin biaya banyak. (Udah sih, itu aja)
Lanjut. Tanggal 27 Mei diumumin hasilnya. Ya ituuu, Gue GAGAL coy. Rasanya sakit gak? Biasa ajah sih. Karena sebelumnya aku udah mimpi 2x kalau gue, gak lolos snmptn. Dan aku berfikir masih ada SBMPTN. Semangatt!!! \(´▽`)/

2. AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika)
Sebenarnya, penguguman AMG ini sebelum SNMPTN. 
Apa sih AMG itu? AMG itu sekolah kedinasan. Jadi free. Alias kuliah tanpa biaya. Gratis. Tanggal 9 Mei 2014, gue ikut Ujian dianter sama Ayah, dari Lamongan ke Surabaya naik mobil. Lupa gue di mana lokasi ujiannya. Hehe. Materinya sebenarnya mudah sih, TKD (Tes Kemampuan Dasar). Ngerjainnya pake komputer, nama kerennya CAT. Ada tes karakteristik kepribadian, Intelegensi Umum, dan Wawasan Kebangsaan. Disini udah langsung ngeliat hasilnya. Dan hasilnya ya ituu, GAGAL. Kenapa? Nilai gue kurang di wawasan kebangsaan. Maklum lah, anak IPA. Gue gak begitu suka sama pasal-pasal. Banyak pelajaran PKN. Udah terbukti kalau gue gak cinta negara. Huuu. Jadi jawabnya ngawur. Kecewa. ( ⌣ ́_ ⌣ ̀)

3. STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)
Siapa sih yang gak pengen masuk STIS? Ya emang ada sih yang gak pengen. Oke ganti pertanyaan lagi. Siapa sih yang gak pengen kuliah gratis, terus dapet uang saku perbulannya 800ribu, terus jadi PNS dengan gaji gede? Wah, pasti banyak yang pengen tuh. Ya itulah STIS. Tapi masuknya susah banget. harus mengalahkan ratusan ribu pesaing di seluruh Indonesia. Gue daftar di sini. Tanggal Ujiannya tanggal 10 Mei, jadi setelah tes AMG. Gue nginep di rumah saudara gue di Surabaya. Lokasi ujiannya di Universitas Bhayangkara Surabaya. Disini aku ketemu banyak sama anak-anak GO. Gue semangat di sini. Persiapanku udah lumayan matang. Dengan bekal buku USM STIS 2014. Bukunya dibeliin sama ayahku di BPS Surabaya. Bangga banget punya ayah seperti ayahku ini. :). 
Tesnya lumayan mudah. Ada tes Matematika, pengetahuan umum, dan bahasa Inggris. Tapi yang susah bahasa inggrisnya. hehe. Aku lemah di bahasa Inggris. So? Gagal deh. -_-. Argh. Begitu bodohnya gue. Ngecewain banget. Oke rena. Aku masih berharap di SBMPTN.

4. Ujian Mandiri UA (Universitas Airlangga)
Di sini bisa dibilang ngeri. Kenapa ngeri? Karena aku didaftarin sama Ayah gue, Pilihan pertama Pendidikan dokter, dan yang kedua Farmasi. Hahhh. Jelas jelas gue udah pesimis banget. Lokasi ujiannnya di Unair Surabaya. Ke sana naik motor, tentu aja dianter sama ayah gue. Berangkatnya habis subuh. Di perjalanan, gue gila. Gila banget. Masak gue minta doa sama jin. Hah?? Iya, jadi setiap kali aku lewat makam, aku mengucap salam "Assalamualaikum yaahlalkubur". Terus aku berbisik "Jin, doain yah, aku mau tes nih". Gimana gak gila cobak. Aneh deh gue saat itu. Astagfirullahaladzim.
Lupain soal Jin. Setelah nyampek Unair, gue masuk di kampus B, tepatnya di Fakultas Ilmu Budaya. Gue perhatiin orang-orang disekitar gue, huu pada keren pakaiannya, dan tampang-tampangnya, dengan gaya orang kaya. Bukan kaya monyet lo ya. Tapi orang kaya, orang mampu. Iyalah, di sini kalau masuk lewat mandiri unair, bayar semesterannya gede. 
Pengawasnya udah masuk tuh. Gue dengan otak pas-pasan, memasuki ruangan. Soalnya TPA, Mtk, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris. Dan tidak boleh dibawa pulang soalnya. Soalnya susah banget. Tapi tidak ada pengurangan nilai. Dan waktunya cuman sedikit. Jadi, raba-raba deh ngerjainnya, asal ngejawab ajah, yang penting penuh. 
Gimana hasilnya? Ya ituu, Gagal. Hah, anak apaan gue ini, ngabisin duit orangtua aja.

5. SBMPTN Jalur Tulis
Jeng. Jeng. Jeng. Ini dia yang gue tunggu-tunggu. Rumit banget gue di sini. Tau gak sih, disini gue daftar SBMPTN sampai 3 kali. Jadi bayarnya juga 3 kali. Karena di sini, gue eyel2an sama orangtua gue. Orangtua gue, pengen gue jadi dokter. Sedangkan gue gak minat buat ke sana.
Pendaftaran pertama : 
1. Pendidikan dokter - Universitas Jember
2. Pendidikan dokter - Universitas Jenderal Soedirman
3. Teknik bioproses - Universitas Brawijaya
Pendaftaran Kedua : (Agak lupa, kurang lebih seperti ini)
1. Pendidikan dokter - Universitas Jember
2. Farmasi - Universitas Jenderal Soedirman
3. Teknik bioproses - Universitas Brawijaya
Pendaftaran Ketiga :
1. Teknobiomedik - Universitas Airlangga
2. Kedokteran hewan - Universitas Airlangga
3. Teknik bioproses - Universitas Brawijaya
Untuk memilihnya saja, aku sampek gak belajar. Bingung banget. Gak bisa tidur. STRES. Aku selalu mantengin passing grade GO. Lalu fix di pilihan ketiga. Gak tau ini salahku apa salah orangtuaku. Yang jelas, ini salahku.

Oke, oke. Aku berangkat ke Surabaya sama ayah. Cari kos-kosan buat sehari. Dan ayah nemu Home guest. Mirip hotel. Bayarnya mahal cuy. 165.000 buat semalem. Tapi fasilitas lengkap. Ada wifi, Tv, Ac, Kamar tidur nyaman, Kamar mandi good, Snack, makan, pokoknya enak buat sendirian. Iya sendirian. Jadi gue kesepian. No problem sih.
Besoknya gue berangkat ke SMAN 16 Surabaya jalan kaki. Hujan bro. Gue basah saat itu. Dan banyak anak yang telat. Pas istirahat, gue makan Sari Roti. Dan ketika udah habis setengah, baru gue lihat tanggal kadaluarsanya. Gue kaget ː̗̀(☉,☉)ː̖́ . Udah kadaluarsa temann. Tanggal kemaren kadaluarsanya. Huwaa. Jadi gak selera makan. Tapi tetep gue terusin sih. Laperrrr.
Lanjut gue kerjain soal-soalnya. Haa ada yang susah ada yang gampang. Gue kerjain dengan pede. Dan pulang sendirian naik bis. Dan itu pertama kali gue naik bis sendirian. Hiks hiks :'(
Dan hasilnya gimana renn??? GAGAL. 
Arghh,, ini sakit bangettt. Gue nangis semalaman. Gue anak apaan sih. Gak tau diri. Bodoh bangettt. Ngecewain orangtua mulu. Huwaaa, untung gue gak bunuh diri. Masak gue udah ikut bimbel setengah rajin setengah enggak, kagak lolos sihhh. Aaaaaaaaaaa.

6. STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Ini juga sekolah kedinasan. Sama seperti AMG dan STIS. Sekolahnya pun Gratis, tis. Disini aku beli buku online. Harganya 50.000 + ongkir. Lagi-lagi minta duit ortu. Gue jarang belajar di sini. Gue hanya ngerjain soal prediksi doang. Karena saat itu, gue capek. Bimbel sampai malam. Jarak rumah ke bimbel sekitar 13 km. Jauh dan melelahkan. Jadi rada males. hehe.Tapi setelah bimbel udah selesai, aku mulai fokus belajar STAN. Tapi tetep aja males. Di rumah gak bisa belajar tenang. Gak setenang di tempat bimbel. Tapi mau gimana lagi, untuk ngebahagian orangtua, harus berjuang.
Saat itu, lokasinya di Asrama Haji Surabaya. Jarak rumah gue ke Surabaya itu sekitar 60kman lah. Saat itu udah bulan puasa. Jadi ujian pas puasa deh. Habis subuh langsung berangkat. Dianter ayah. Nyampek lokasi, kebelet BAB. Jadi, sebelum ujian BAB dulu deh. hehe. Tau kan BAB apaan??
Mudah sih soalnya. Ada TPA dan bahasa Inggris. Lemah di bahasa Inggris nih. Tapi aku pede ngejawabnya dan udah yakin sih. Ada nilai matinya lo disini. Jadi harus bener 1/3 nya. Waktunya juga cepet. Jadi, kalau gak bisa langsung beralih ke soal selanjutnya aja.
Kalau masalah lolos atau enggaknya. Jawabannya enggak lolos. Wah, Kacau hati guee. Bener-bener anak gak tau diri nih gue. Bodoh banget diriku. Huuu sakit.

Yang penasaran nunggu kisah selanjutnya =>
Yang gak penasaran, silahkan penasaran. :D

Kunci SBMPTN 2014

Saya ambil dari berbagai sumber. Silahkan dicocokkan barang kali kodenya sama. Check it out.

1. Versi SSC (Sony Sugema Collection)


TKD SAINTEK

TKPA
TKD SOSHUM 


2. Versi GO (Ganesha Operation)


TKD SAINTEK

TKPA
TKD SOSHUM

3. Versi Wangsit Education

TKD SAINTEK

KODE : 501, 502503 504511512513514521522523, 524531, 532533, 534,  541,542543544551, 552, 553, 554564,
 571,  576, 577, 578, 579, 586, 588, 589,  581, 582, 583, 584, 591, 592, 593, 594


TKPA

KODE : 601602603604641642643644614, 631, 663
 661, 676, 677, 678, 679, 686, 687, 688   681, 682, 683, 684, 691, 692, 693, 694

  
TKD SOSHUM
KODE : 701702704741713, 731, 734, 774, 791
 771, 776, 777, 778, 779, 786, 787, 788,  782, 784, 793, 794